• Ruswandi, S.T.

  • Dashboard dashboard
  • Kampus location_city
  • Informasiclass
  • Mahasiswa group
  • Materi class
  • File Download attach_file
  • Keluarexit_to_app
  • Profile
  • Logout
menu Kang Ruswan
  • account_circle
location_city

Kampus

group

Mahasiswa

format_list_bulleted

Informasi

dvr

Materi

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan


Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan besaran defisit yang terus bertambah dalam APBN dipastikan akan terus mendorong bertambahnya besaran utang pemerintah untuk membiayai anggaran.

"Karena defisitnya melebar. Untuk pembangunan, ya kalau untuk bangun infrastruktur kan baik," tutur Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kemenkeu Robert Pakpahan ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (26/5/2014).

Seperti diketahui, besaran utang pemerintah per April 2014 tercatat mencapai Rp2.444 triliun. Menurut Robert, besaran ini masih dalam kontrol pemerintah, mengingat jatuh tempo beberapa jenis utangnya tidak berada pada periode yang mendesak.

"Yang penting kita tidak ngutang Rp2.400-an triliun yang jatuh temponya setahun semua. Kalau begitu baru kita panik. Kan ada yang satu tahun, dua tahun bahkan ada yang 30 tahun. Jatuh temponya tidak sekaligus,"
Diposting oleh Ini Sukabumi di 08.21.00
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Perdagangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)